Senin, September 15, 2008

Shinning Star'nya Shinning Wendy




minggu 24 agustus lalu menemani suami'ku menghadiri open house dan diskusi arsitektur di sekolah hasil olah desainnya Wendy Djuhara. jujur, awalnya males bgt dateng ke acara ini. i don't like community, saya tak suka juga berada di dalamnya, menjadi bagian dari entah apa yg secara psikologis mampu mengangkat derajat diri sendiri di depan orang lain (baca: sombong). tapi melihat suami yg begitu antusias tak tega juga saya menolak ajakannya dan membiarkan dia ucluk2 berangkat sendirian.

sampai disana meruanglah kami, berputar dari satu bidang ke bidang yang lain, dari satu rasa ke rasa yg lain.
shinning star adalah sebuah sekolah preschool & kindergarten yang terletak di komplek perumahan di bilangan bintaro sektor 9. bentuk bangunannya sendiri sebelumnya adalah 2 rumah yang dijadikan satu. bangunan berbentuk huruf U yang bagian tengahnya dijadikan playground. yang membuat menarik adalah deck pada playground ini bisa digeser mepet ke dinding lalu berubahlah menjadi panggung untuk anak2 pentas dan beraksi setiap minggunya.

sekolah ini terdiri dari 3 lantai dengan roof garden di bagian atasnya. menyenangkan sekali berada di atas sana, walau agak panas tp cukup bisa mendatangkan inspirasi. sayangnya sepertinya anak2 dilarang mengakses bagian ini krn roof garden bisa diakses melalui ruang guru yang tidak bol
eh diakses anak2. bingung kan? ya mungkin anak2 bisa kesana dengan pengawasan guru2nya mengingat tangga menuju kesana cukup bahaya krn dipasang tanpa railing.

ini dia arsiteknya; Wendy Djuhara


dari penjelasannya mbak wendy bangunan ini memang awalnya didesain dengan low budget. jadi penggunaan materialnya juga diperhatikan betul. yang menarik adalah lantai yang finishingnya hanya di Aci dan nggak pake keramik, juga penggunaan kayu jati belanda pada setiap pintu, tangga dan beberapa built in'nya. yang paling menyita perhatian saya adalah kaca dan pintu kaca di setiap ruang kelasnya yang langsung menuju taman di sebelahnya. saya hanya khawatir anak2 berlarian dengan polosnya menuju taman tanpa tahu disitu ada kaca krn memang hampir tak terlihat sama sekali.

peletakkan roaster pada fasade bangunannya juga cukup unik. dipasang random selang seling dan pada bagian kosong sisi dalamnya dipasang cermin untuk anak2 belajar sikat gigi krn letaknya persis di bagian kamar mandi.

well, rasanya saya tidak bisa lebih baik lagi menjelaskan secara arsitektural, mengingat ini bukanlah karya saya. saya hanyalah penikmat, pencari ruang dan rasa. =)

nah,yang ini sedikit bonus dari saya: *narsis mode on* ^^



2 komentar:

taNti mustika mengatakan...

tadi siang gw Lewat depannya 'shinning star' tuh pok, pas mau makan bakso (tp siaLnya tukang baksonya tutup)... heheheeee...

parkirannya sempit pisan yak, secara emang rumah sih ya bo asLinya...

renny suprianti winarso mengatakan...

@tanti: embeer boo, waktu open house aja tamu2nya parkir paralel di pinggir jalan, untung gw ga punya mobil jd santai2 aja ga kebagian parkir...hahahaaa

tapi kayaknya sih sasarannya mereka anak2 dari komplek situ jadi maybe ga perlu diakses pk mobil, membudayakan jalan kaki juga laaah *husnudzon mode on* heheheee

 

Blog Template by BloggerCandy.com