Rabu, Februari 11, 2009

tentang suami'ku


sejak saya dinyatakan positif hamil semua berubah. ah, terlalu banyak yang berubah. dari mulai pola hidup, pola tidur, pola makan, ritual sehari-hari de es be. tapi hari ini rasanya saya baru tersadar akan satu hal, saya merasa terlalu berubah dari kewajiban saya sebagai seorang istri yang melayani suami. awalnya karena sore ini suami tiba2 mengirimkan kabar kalau akan ada meeting dengan seorang klien besar. saya tahu betul ibu itu, aktif dan energik, kalau sudah ngobrol ngalur ngidul kesana kemari pasti tak berbatas waktu. lalu sepintas saya mengeluh "ah, pasti saya harus menunggunya sampai terlelap di kantor lagi malam ini..."

tapi tiba2 saya juga jadi sangat merasa bersalah sekali. padahal tiap malam dia dengan sangat sabarnya menjemput dan menunggu saya pulang kantor, terkadang cuma 5 menit, kadang juga hampir 30 menit. lalu muncul lagi ingatan2 yang lain. ya itu tadi, sejak dinyatakan positif hamil kok rasanya malah dia yg kebanyakan melayani saya ya.

memulai pagi dia yg membangunkan saya dengan serbuan kecupannya, bukan lagi saya yang tiap selesai mandi menggodanya dengan tangan yang dingin.
pagi hari saya tak lagi menyiapkan sarapannya karena selalu mual duluan liat dapur, malah sebaliknya, terkadang dia yg menyiapkan sarapan saya.
menjelang siang kalau lagi ga ngantor dia yg akan selalu tanya duluan: mau makan siang apa?
sore hari pasti mulai ngajak cari2 cemilan
malam hari pulang ngantor, bukan lagi saya yang menyiapkan minuman untuknya. rasa mual ditambah bau knalpot di badan selalu membuat sya mendahulukan ke kamar mandi begitu sampai di rumah. kadang malah dia yang menyiapkan air panas untuk mandi saya. setelah mandi saya pasti akan menggigil dan lemas akibat muntah2, saat seperti itu dia pasti membawakan teh panas untuk saya, lalu membalurkan punggung dan perut saya dengan minyak kayu putih. setelah itu saya pasti tertidur dan tak sempat menemaninya makan malam.
tengah malam saya pasti akan merengek akibat rasa sakit di pinggang dan punggung, lalu dia akan dengan sabarnya mengusap2 punggung saya sampai saya tertidur lagi.

sekarang masa kehamilan saya sudah masuk 17 minggu. artinya, hampir tidak ada lagi rasa mual dan muntah, tidak ada lagi lemes dan shock akibat perubahan2 hormon. semua mulai berjalan normal. nafsu makan saya juga mulai menggila. tapi perhatiannya pun tak pernah berkurang.
setiap pagi di perjalanan ke kantor dengan semangatnya dia akan mengajak dan membiarkan saya memilih makanan apa saja di sebuah bakery atau toko kue. malam hari pasti sinusitis saya akan mulai menggila, kadang sampai menimbulkan sesak nafas, lalu dia akan dengan sabarnya membalurkan minyak kayu putih lagi di punggung dan tenggorokan saya. belum lagi ruam2 merah yg mulai muncul dan menimbulkan rasa gatal di punggung, dia akan dengan setianya mengusap2 pelan punggung saya.

saya berada di comfort zone. zona nyaman dari masa kehamilan ini. saya sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa, makan teratur, mulai bisa minum susu lagi, dsb dsb. tapi saya merasa terlalu nyaman, sampai membiarkan suami yg melayani saya terus2an...heheheee...

duh, Gusti...
matur sembah nuwun...
dan izinkan aku mencintai & membahagiakannya....


2 komentar:

yudhiPuspa mengatakan...

cieh cieh...senengnya yang disayang suami, hehehe,,,
semoga kamu tetep awet sayang2an sama mas yogi sampe kake nene ya mba..^^

evana basri mengatakan...

wah ternyata si bapak yang keliatan cuek bisa full perhatian juga hihihihi.. jadi terharu bacanya..hiks..

 

Blog Template by BloggerCandy.com