(susahnya) weaning (pandji) with (my) love
awalnya saya pelan2 bicara ke dia.
ibuk: mas pandji kan udah besar, giginya udah banyak. kalo nen terus ibu sakit. bobonya peluk aja ya, usap2, ibu disini di samping mas pandji nggak kemana2.
mas pandji: iyaa..
ibuk: janji?
mas pandji: jajiii...
berhasil. pandji menyetujui kesepakatan kami.
tapi nggak sampe 60 menit dia mulai krasak krusuk mengeluarkan jurus *pemalakan*nya.. dengan suara merintih yang mengiba sangat dia mulai mendekati saya.
"buuuu...neeeen..."
duh, mukanya melas banget.
saya berikan penawaran pertama.
"minum susu ultra aja ya...dingin, enak deh, seger..."
berhasil.
tapi nggak sampe abis 1 kotak susu ultra nya dia mulai merengek lagi
"neeeen, buuuu...."
dan tangisnya makin menjadi...
saya ajak ke kamar, peluk, usap2 dan berbekal 1 kotak susu ultra dia mulai terlelap tidur. tapi ya nggak lama. grasak grusuk muter kesana kemari dan keluar lagi suara itu. kali ini lebih melas..
"buuuuu..neneeeen..."
dan sodoran susu ultra saya ditampik sempurna.
saya bicara lagi baik2...
"eh tadi kan kita udah sepakat ya, mas pandji udah janji belajar nggak nen lagi, kalo aus minum air putih atau susu ultra. tapi ibu tetep disini temenin mas pandji, nggak kemana2, kita pelukan aja..."
bahkan saya sempat berpikiran nakal untuk mengoleskan sesuatu yang ngga enak pada nipple saya. ragu2, lalu menangis lah saya...
apa iya harus berakhir sekarang??
dulu saya yang paksa2 dia untuk menyusu langsung pada payudara saya.
dulu saya yang panik luar biasa saat dia mulai menyusu pake dot untuk ASIPnya, takut ga mau nen langsung lagi.
dulu saya begitu bahagianya memangku dia sambil menatap matanya mesra saat tiba waktunya nen.
dulu saya ketakutan setengah mati saat tugas kantor mengharuskan saya pulang larut malam sehingga kehilangan moment nen time sebelum tidur bersamanya.
apa iya harus berakhir seperti ini???
lalu pandji semakin menjadi. tangisnya tak pecah, tapi merintih pilu. mungkin takut ibu atau ayahnya marah. mungkin tak berani mengingkari janjinya. mungkin tak paham dengan konsekuensi janji yang telah diucapkannya. mungkin malah tak tahu makna dari kata JANJI yang terlanjur diucapkannya tadi. mungkin merasa dirampas dengan paksa comfort zone'nya...
saya menyerah. saya susui dia malam itu. dan sampai sekarang.
tapi tetap kami mulai berlatih lagi. siang hari tak terlalu sulit memang. saya masih bisa mengganti rengekan "nen"nya dengan puding dingin, yoghurt atau es krim. tapi malam hari masih menjadi PEER besar buat saya. buat kami berdua.
saya masih harus banyak baca. banyak belajar. banyak mengerti apa itu weaning with love. saya masih harus lebih memahami pandji. untuk kemenangan weaning with love kami. harus.
beragam ulah pandji

waktu liburan ke solo, kira2 umur 9 bulan. tak ada bathtub, wastafel pun jadi.
pandji dan panci.klop.
gaya kalo mau ikut2an sholat.
perhatikan cairan yang mengalir di bawahnya. itu bukan rekayasa. ahahahaaa...
foto paling terbaru. 20 bulan 10 hari. mulut belepotan abis makan puree alpukat...semoga ibu selalu bisa menjaga amanah ini. amin.
es serut mangga
Bahan:
650 gr serutan mangga muda -- aku 1.5 buah mangga dipotong tipis2 ajah 300 - 400 gr gula (sesuaikan dengan keasaman mangga) -- aku kira2 aja, ga tll banyak deh krn emang ga tll suka manis
1/2 sdm Vanilli
1 sdm garam halus
Caranya:
Campur mangga dengan garam, aduk rata, diamkan selama 15 menit. Lalu bilas dengan air matang, tiriskan. Masukan kedalam mangkok.
Campurkan gula dan vanilli kedalam mangkok mangga , aduk rata, hingga benar-benar tercampur. Simpan dalam kulkas semalaman.
Penyajian:
Ambil sekitar 2 atau 3 sdm manisan mangga ke dalam gelas. Beri air dingin, aduk rata, beri es batu. Tambahkan buah leci kalengan bila suka.

kurang seger gimana coba ni?
1 gelas ga bakalan cukuuup...
macaroni schotel
yuk ah yang mau nyoba silahkan ya...^^
Ingredients:
250 gr macaroni elbow, rebus 3/4 matang
200 gr cheddar cheese, potong dadu -- aku pake melted cheese, lebih yahud deh
1 kaleng kornet yang 198 gram
100 gram daging sapi giling
Tumis sampai wangi:
1 buah bawang bombay potong kecil-kecil
2 siung bawang putih cincang
Margarin secukupnya untuk menumis
Bumbu:
2 sdt kaldu bubuk rasa sapi -- aku nggak pake
Gula pasir secukupnya
Bubuk Merica dan Pala -- sesuai selera ya
Aduk rata:
600 cc susu UHT full cream
5 butir telur kocok lepas
Topping:
1 sdm margarine
2 sdm tepung terigu
250 cc susu cair
garam, merica secukupnya
100 gr keju parut
Panaskan kukusan beserta airnya, lapisi tutupnya dengan serbet untuk mencegah air menetes ke dalam kukusan.
Tumis bawang sampai wangi, masukkan daging giling dan kornet. Lalu masukkan bumbu, jangan lupa cicipi sesuaikan dengan selera.
Macaroni yang sudah direbus sampai 3/4 matang (jangan kelamaan supaya tidak lembek), angkat lalu tiriskan. Masukkan Macaroni ke campuran susu dan telur, aduk rata. Lalu masukkan tumisan daging, aduk rata. Masukkan keju, aduk rata. Tuang ke wadah aluminium foil atau wadah apapun yang tahan panas. Masukkan ke dalam kukusan lalu kukus selama 15 menit (perhatikan waktu kukus, wadah yang lebih besar butuh waktu kukus lebih lama supaya matang).
Sementara mengukus, siapkan topping: Lelehkan margarine, masukkan terigu, aduk cepat sampai rata. Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat agar tidak menggumpal. Tambahkan garam dan merica.
Keluarkan Macaroni schotel dari kukusan, tuangkan topping lalu taburi keju. Panggang sampai atasnya kecoklatan.
cookies arrowroot
BAHAN:
1 kuning telur
75 ml minyak zaitun extralight -- krn ga punya, saya ganti 75 ml margarine cair
1 buah pisang ambon, haluskan -- saya parut pake parutannya pigeon baby food maker
175 gr tepung garut, ayak
1/2 sdt soda kue -- saya skip
1/2 sdt baking powder -- saya skip juga
CARA MEMBUAT:
- campur pisang, minya, kuning telur ke dalam food procesor, proses hingga rata -- saya di mixer dg kecepatan rendah
- masukan tepung terigu yang telah diayak bersama soda kue dan baking powder -- saya tepungnya doang, masukin secara bertahap
- tipiskan adonan, bentuk sesuai selera lalu panggang dalam oven bersuhu 160 dercel hingga matang kecoklatan

sedikit tips kalo adonannya susah dibentuk tambahkan tepung garutnya sedikit demi sedikit. dan pake pisang yang udah mateng banget jadi rasanya lebih manis.
yuk mari ah yang mau nyoba. silahkan yaa...^^
job? career? career? job?
apakah saya tidak mau bekerja lagi?
saya bilang saya mau bekerja di rumah saja.
lalu dia tanya lagi.
kerja apa di rumah? menyetrika? cuci baju? cuci piring?
orang yang lain berkata nyinyir saat saya bilang sudah tak bekerja lagi.
jadi ibu rumah tangga?
ibu rumah tangga?
IRT??
suara lain juga bertanya.
sekolah tinggi2 buat apa kalau hanya di rumah saja?
seseorang sepertinya malu melihat saya tak bisa dibanggakan sebagai wanita karir yang sukses. yang ber blazer rapi dengan sepatu hak tinggi yang kinclong. yang bisa wara wiri nyetir sendiri dan cas cis cus berbahasa inggris. yang punya jam kerja senin- jumat dan tak bisa diganggu di sembarang waktu. yang selalu meeting di gedung2 bertingkat dan perjalanan dinas ke luar negeri.
tapi saya tak mau seperti itu.
saya memang cuma ibu rumah tangga.
yang kerjanya mencuci dan mengurus anak. memasak untuk suami. dan menyapu untuk kenyamanan kami.
tapi saya bersyukur bisa sekolah tinggi.
saya jadi tak sembarangan mendidik anak saya. tak memberinya makanan instan. tak memberinya sembarangan obat dikala sakit. dan tak perlu men subtitle dvd ke bahasa indonesia demi tontonan bermutu yang tak bisa dihasilkan bangsa sendiri.
saya memilih disini saja.
mendidik anak saya. yang sukses mendiami rahim saya selama 40 minggu 1 hari. yang keluarnya dari perut saya sendiri. yang minum susu langsung dari payudara saya sendiri.
saya disini saja. sekarang.
mungkin saya akan berkarir lagi nanti. mungkin.
tapi jangan tanya kapan. jangan tanya dimana. jangan tanya kenapa.
itu masih mungkin.
balada cheese bliss
eh tapi kayaknya saya harus cerita asal muasal ketemu mamma kanin dulu nih ya.
jadi waktu pandji kira2 umur 7 bulan -waktu itu saya masih kerja- saya udah capeeeek banget kejar2an sama deadline. udah mumet liat gambar. udah muak liat jalanan macet. dan udah nggak punya energi buat bikin stok puree buah dan sayuran buat mam pandji.
entah ada angin ribut darimana tiba2 di news feed facebook saya beredarlah si fan page'nya mamma kanin yang abis di'like' sama temen saya. karena liat gambarnya ciamik saya klik aja dan ternyata oh ternyata bagai dewa yang turun dari langit, bantuan itu datang. ada puree buah dan sayuran organik yang sedang amat saya butuhkan dan ditambaaaah lokasinya deket dari rumah. duh saya inget banget pesanan pertama saya waktu itu: puree pear, wortel sama brokoli dan diantar langsung sama mba inta yang manis itu...:D
lalu setelahnya tentunya saya mengincar menu2 selanjutnya sesuai peruntukan umurnya pandji. nah pas udah agak banyak gigi dan boleh mam cookies saya pesen woot woot arrowroot yang terbuat dari tepung garut dan pisang. betapa syoknya saya waktu itu karena satu toples pandji bisa abis hanya dalam 2-3 hari!! lalu saya mulai pesen cheese bliss. yang ini juga sama aja. ga sampe seminggu udah kandas. rasanya si mirip2 kastangel sebenernya tapi yang ini lebih padat dan merapat adonannya. naaah sekarang saya mau ceritain soal si cheese bliss ini yang ternyata adalah ORIGINAL RECIPEnya mamma kanin sendiri. awalnya saya juga nggak tahu kalo cheese bliss adalah nama ciptaannya mba inta sendiri untuk jenis cookies yang satu ini.
Nama #cheesebliss pada awalnya ditemukan saat salah satu teman kami mencobanya dan bilang "wow this cheese is a bliss!" hihi #MKFunFacts
kalau untuk resep saya kurang tau komposisi2nya. tapi dulu pernah bikin ala tebak2 buah manggis. saya pake unsalted butter, tepung terigu segitiga biru, kuning telur dan keju diamond parut. waktu itu saya campur jadi satu tanpa bantuan mixer karena si unsalted butter itu kerasnya bukan main. jadi saya pake the power of my hand sajah. lalu untuk bentuk saya bikin panjang2 mirip kastangel trus dipanggang deh. rasanya mirip tapi nggak sepadat kayak punya mamma kanin. dan yang ini bertahan lebih dari 2 minggu karena pandji ga terlalu antusias...ahahahaa...
kalo kata iklan si RASA EMANG NGGAK PERNAH BOONG. buktinya saya bikin sendiri juga rasanya nggak secihuy mamma kanin. jadi saya pasti akan tetap balik lagi untuk pesen disana...itu baru saya, gimana dengan ibuk2 dan balita2 yang udah nyobain enaknya si cheese bliss ini?? pasti juga nggak akan berani bercanda dengan maut dengan bikin sendiri atau beli di tempat lain deh...ya kan? ya kan?
dan semoga dengan ngetopnya nama cheese bliss ini membawa kebaikan buat balita2 di dunia, indonesia lah minimal. karena kan jelas cheese bliss bebas gula-garem apalagi berbagai jenis pengembang kueh. makin banyak yang melek lagi kalo makanan sehat buat bayi juga bisa enak, dan meminimalir bayi makan makanan instan, bukan?
karena kalo buat saya pribadi, mamma kanin bukan hanya sebuah toko online yang jualan homemade babyfood aja, tapi penting membawa misi menyehatkan bayi2 di indonesia dan pastinya menyadarkan para ibuk untuk memberi makanan sehat buat anak2nya tercinta. itu yang utama.ya kan? ya kan? *wink*
all photos courtesy mamma kanin




