Tampilkan postingan dengan label lagi mellow. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lagi mellow. Tampilkan semua postingan
Kamis, Januari 10, 2013

hujan kemarin

aku tak suka hujan kemarin, 
karena membuat sederet pakaian tak kering, 
baunya sungguh membuat pening. 

aku tak suka hujan kemarin, 
karena dinginnya menusuk tulang, 
anginnya berhembus kencang, 
dan membuat perut tegang. 

aku tak suka hujan kemarin, 
karena membuat segan beranjak, 
bahkan untuk sekedar memasak. 


aku tak suka hujan kemarin, 
karena turunnya rintik rintik 
membuat enggan bermain, 
dan air mata menitik.


bukan aku tak suka hujan. 
hanya aku tak suka hujan kemarin. 

Senin, Desember 31, 2012

untuk tahu


aku tak mungkin benci kamu,
aku hanya tak lagi tahu, 
tapi sungguh aku rindu, 
ingin sesekali bertemu.. 


selamat tahun baru, sahabat


Rabu, Maret 30, 2011

job? career? career? job?

seseorang bertanya pada saya.
apakah saya tidak mau bekerja lagi?
saya bilang saya mau bekerja di rumah saja.
lalu dia tanya lagi.
kerja apa di rumah? menyetrika? cuci baju? cuci piring?

orang yang lain berkata nyinyir saat saya bilang sudah tak bekerja lagi.
jadi ibu rumah tangga?
ibu rumah tangga?
IRT??

suara lain juga bertanya.
sekolah tinggi2 buat apa kalau hanya di rumah saja?

seseorang sepertinya malu melihat saya tak bisa dibanggakan sebagai wanita karir yang sukses. yang ber blazer rapi dengan sepatu hak tinggi yang kinclong. yang bisa wara wiri nyetir sendiri dan cas cis cus berbahasa inggris. yang punya jam kerja senin- jumat dan tak bisa diganggu di sembarang waktu. yang selalu meeting di gedung2 bertingkat dan perjalanan dinas ke luar negeri.

tapi saya tak mau seperti itu.

saya memang cuma ibu rumah tangga.
yang kerjanya mencuci dan mengurus anak. memasak untuk suami. dan menyapu untuk kenyamanan kami.

tapi saya bersyukur bisa sekolah tinggi.
saya jadi tak sembarangan mendidik anak saya. tak memberinya makanan instan. tak memberinya sembarangan obat dikala sakit. dan tak perlu men subtitle dvd ke bahasa indonesia demi tontonan bermutu yang tak bisa dihasilkan bangsa sendiri.

saya memilih disini saja.
mendidik anak saya. yang sukses mendiami rahim saya selama 40 minggu 1 hari. yang keluarnya dari perut saya sendiri. yang minum susu langsung dari payudara saya sendiri.
saya disini saja. sekarang.

mungkin saya akan berkarir lagi nanti. mungkin.
tapi jangan tanya kapan. jangan tanya dimana. jangan tanya kenapa.
itu masih mungkin.





Jumat, Agustus 08, 2008

begitu salah-begitu benar

apa salahnya berkata pelan?
apa akan menjatuhkan wibawa'mu di depan orang lain?

apa salahnya mengakui kesalahan?

apa akan juga menghilangkan harga dirimu di depan semua rekan'ku?


walau kau pasti meminta maaf setelah itu, lalu bersikap baik lagi pada'ku, tapi belum mampu mengembalikan lg senyum di wajahku...

aaah, aku memang hanya rakyat jelata (mengutip perkataan suamiku), sangat jauh dengan strata mu di atas sana. bahkan kerja lambung di perutku pun bisa berjalan normal atas rezeki Tuhan yang dititipkanNYA padamu.


jadi apakah aku harus seterusnya saja seperti ini?
unggah ungguh atas perkataanmu, perintahmu, lalu begitu kau temukan sedikit saja celah refleks intonasi suaramu pun berubah, tak peduli apakah klien atau rekan kerjaku di depan sana...


tapi, bu... bukan sekali -dua kali bahkan yang kau caci itu justru yang dipilih si klien... jadi??? apa salahnya sekali saja menengok cermin yang sll terselip cantik di sela2 tas mahalmu...
Rabu, Februari 13, 2008

ketika hujan

pagi ini jakarta hujan lagi...

i like rain... aku suka berada di dalamnya...
ada lagi, aku suka melihat jalanan di saat hujan, melalui kaca jendela mobil...

dan pagi ini ga ada alasan untuk ttp bawa motor berangkat ke kantor...
so here i am...
di dalam cubicle berukuran 2.5x4 (kurang lebih), di tengah2 hujan, bersamanya...

ini bukan pertama kalinya kami bersama di tengah hujan...
itu lah kenapa aku suka hujan, terlalu banyak makna yg dibawa hujan buat kami, terlalu banyak cerita, terlalu banyak tawa...

tp ini hujan pertama yg kami lewati tanpa suara...
aah... kenapa hujan harus datang pagi ini...
disaat aku benar2 menghindari waktu berdua saja dengannya...

dan kami benar2 tanpa suara...
kalaupun ada, hanyalah dia yg menjawab panggilan di telepon genggamnya...
aku menikmati diamku, melihat hujan dari dalam cubicle ku, artinya 180 derajat dari wajahnya di sebelah kananku...

lalu dia bicara...
topiknya jelas sama, yg selama ini membuatku terdiam...
yg belum pernah bisa kutemukan jawabannya...
aku sedikit tersenyum menanggapinya...tp tak punya alasan untuk menjawabnya... lalu topik berganti, kali ini ttg apa yg terjadi di lingkungan kami malam sebelumnya... dan telepon genggamnya berbunyi lagi, memberiku alasan untuk kembali menikmati hujanku dalam diam...
3 km lagi untuk sampai tujuan... 2 km lagi... 1 km lagi... 500 meter... dan dia menutup teleponnya... lagi... tak ada suara...

cubicle kami berputar, untuk memudahkanku turun tepat di depan pintu kantorku...
this is it...
saatnya aku keluar...
berputar 180 derajat, memandangnya sekilas, menciumnya, masih tanpa suara...

tepat berakhirnya hujan pagi ini...
Selasa, Januari 29, 2008

kangen...

pagi2 buta, abis nonton sex n the city utk yg ke-berjuta kali, jd kangen temen2 gw sendiri, except one person of course -sorry to be honest- .... tp gmnpun pernah jd bagian dr sepenggal hidup gw, walau tak lagi sama, atau malah tak lagi ada...

dia yg tersesat di hatinya sendiri,
dan bodohnya gw kalo berusaha masuk lagi ke hati itu...
not again

aaaahhh...mellow bgt si...cengeng bgt siiii.....

Rabu, November 07, 2007

i miss you

i miss u...
i miss u so...
i miss u a bunch...
i miss u like crazy

after the wedding... gw ga nyangka bakalan punya perasaan segila ini, keilangan lo...kenapa?? pdhl lo bahagia di ujung sana, sangat bahagia… n kebahagiaan lo bkln jd kebahagiaan gw juga…toh tangis bahagia gw jg ga berhenti di hari lo keliatan begitu cantik…

Tapi ada rasa yang hilang… Hanya rasa…gw tau gw nggak bener2 keilangan lo… Tapi rasa ini semakin menggila… I miss u so…

Semakin tersadar waktu tiba2 Ra sms

“tgl 11 gw ke jkt, for a business trip, tar temenin gw nginep di peninsula y, tp ga bisa ngajak rosa lg deh"
Kalimat mati…titik…gw benci bgt perasaan ini.. ditambah lagi qta ber2 lg sama2 nggak waras, butuh lo...

perjalanan gw tiap pagi cuma diisi flash back kegilaan2 qta ber3 waktu kuliah dulu... "enak aja, lo ber2 tu yg gila, gw mah enggak, =P" bls sms lo waktu itu... emang iya... hidup lo begitu sederhana, tp bermakna... kadang gw ngiri, tp kadang gw jg ngiri sama Ra... lingkaran setan... aah, manusia... sll menuntut kesempurnaan...

tapi qta saling melengkapi kan? Walau kadang juga kalah oleh emosi… tadi pagi gw liat foto qta ber3, berpelukan… no more says… sometimes only picture can tell us everything…

than I’m crying now… how I miss that time… we still love each other, right? Walau qta nanti udah nggak di bawah langit yg sama…

Jumat, November 02, 2007

untitled

aku merindukan hujan...
dan aku berada di dalamnya...
sehingga kita terasa begitu dekat...

akan kutitipkan rinduku padaMU lewat hujan itu,
lalu apa yg akan KAU titipkan untukku?...
mmm... sedikit saja, aku tidak minta banyak...

hanya...
izinkan aku meneruskan jalan ini,
semata-mata... untuk beribadah kepadaMU...

 

Blog Template by BloggerCandy.com